Kepentingan Bisnis Lebih Besar dari Nyawa dan Hak Asasi Bangsa Rohingya

Deskripsi

Pemerintah Myanmar terus melakukan proyek pembersihan etnis mereka terhadap bangsa Rohingya, kelompok etnis yang tertindas di negaranya sendiri. Kekejaman aksi militer yang dihadapi oleh Rohingya mendapat perhatian yang sangat minim dari media-media mainstream, dan respon dari komunitas internasional juga sangat mengecewakan.

Menurut aktivis Myanmar, media mainstream dan negara-negara Barat lebih mementingkan bisnis yang dapat mereka lakukan di Myanmar, yang baru saja dicabut sanksi-sanksinya, sehingga mereka dapat meraup keuntungan dari kekayaan alam Myanmar dengan menjalin hubungan baik dengan pemerintahnya. Menurutnya, bagi mereka, kepentingan bisnis itu lebih besar daripada hak asasi manusia.

Tonton dan share video menarik lainnya di website dan sosmed kami:

Website: http://maula.tv/
Youtube: youtube.com/c/maulatv
Facebook: facebook.com/maulatv
Twitter: twitter.com/maulatv
Instagram: instagram.com/maulatv
Telegram: telegram.me/maulatv
Telegram 2 : telegram.me/maulatv2
Path: path.com/profile/1Go1O4
Vidio: vidio.com/@maulatv

Bagikan:
%d bloggers like this: